Nyanyian Kecil adalah senandung tertulis dari semua hal yang memenuhi ruang hati dan pikiran saya.
Apa pun yang saya alami, pengalaman berharga yang terjadi dalam kehidupan saya maupun orang lain, pengetahuan, informasi yang saya dapatkan atau hanya sekedar uneg-uneg tentang apa yang saya alami...semua akan ada di sini..
selamat membaca dan semoga bermanfaat :) salam senyum dan semangat!!!
klik tentang empunya kalau ingin mengenal saya :)
Smua manusia mmpunyai potensi yg sama untuk sukses
Yg membedakan adlah sberapa efektif kita belajar untuk suksesYang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan namun bagaimana bertanding dengan baik.
Ayo lejitkan potensimu !!
(via ardhianwardana)
—
rBukan tentang mahalnya,
Bukan tentang besarnya,
Bukan tentang bagusnya,
Bukan tentang indahnya,
Bukan karena ber-merk,
Bukan karena itu semua sebuah pemberian terasa berarti, melainkan karena ketulusan sang pemberi disaat yg tidak pernah kita duga sebelumnya.
Seperti apa yang saya alami hari ini,
Sekitar pukul 18.00 tadi, saya pergi makan malam di warung sate bersama teman2 Lakesma. bukan seperti warung2 pada umumnya, hanya sebuah warung kecil sekaligus rumah si penjual. Otomatis tempat makannya jadi satu dengan ruang tamu dan ruang keluarga.
Saat menunggu sate pesanan selesai dibuat, saya iseng2 menyapa adik kecil yang sedang asyik nonton tipi di sebelah kami.
Renita! nama gadis tersebut. Gadis kelas 3 SD Sumbersari I (dekat dg tempat kos saya). Rambut lurus sebahu, mata bulat hitam legam, kulit sawo matang, dan pipi tembemnya terangkat saat ia tersenyum.
Tuhan, terima kasih telah membuat sebuah kisah melalui torehan luka yang Kau izinkan terjadi lagi ;)
Terima kasih Tuhan, Kau menjaga hatiku dengan membuatnya rapuh untuk kesekian kalinya,
Jika suatu saat Kau berikan rasa itu lagi, izinkanlah hamba mengerti akan petunjukMu mengenai orang yang benar,
Hamba mohon, izinkanlah untuk bukan sekedar membuat hamba tersenyum bahagia, melainkan membuat hamba yakin bahwa luka itu tidak akan terulang lagi.
Terima kasih Tuhan, karena Engkau tengah mempersiapkanku untuk menjadi yang terbaik.
Hamba yakin, kasih sayangMu akan menguatkan hamba sehingga hamba menjadi lebih tegar daripada sebelumnya :)
mendebarkan itu..ketika mengenang masa kecil yang penuh tawa..
mendebarkan itu..ketika melihat senyum manis dari kedua orang tua..
mendebarkan itu..ketika…..semua yg indah kembali terkenang..
menyempatkan diri untuk bercengkrama dan memandang senyum bahagia di mimik masing-masing
mendebarkan itu…ketika berada diantara beliau berdua dan menyadari bahwa diri ini bukan lagi putri kecil yang menggemaskan
menyadari bahwa diri ini sudah beranjak dewasa„namun, mengerti sepenuhnya bahwa masih memerlukan belaian manja.
mendebarkan itu..ketika menyadari bahwa kasih sayangnya tidak pernah berubah, bahkan bertambah,
mendebarkan itu…ketika tahu bahwa selalu ada kekhawatiran darinya saat melepas diri ini.
mendebarkan itu..ketika tahu bahwa banyak pemikiran besar, tentang masa depanku, yang selama ini tersembunyi..
mendebarkan itu..saat mengerti bahwa begitu banyak ruang dihatinya yang beliau berdua sediakan untuk jiwaku
mendebarkan itu..saat teruntai senyum darinya
:’)
Menangis dan tersenyum adalah ketika bapak ibuku bilang “Ini yang orangtua harapkan, Nduk. Terima kasih ya,sudah disempatkan pulang minggu ini”
Air mata itu, adalah air mata bahagia ketika diri ini bisa memenuhi keinginan beliau berdua, walaupun untuk hal yang sangat sederhana.
Tidak perlu berterima kasih, sudah menjadi kewajibanku untuk memenuhi permintaan Bapak dan Ibu, Selama Riris mampu apa pun perintahnya pasti Riris penuhi.
Menahan haru itu„ adalah ketika Ibu mengelus punggungku dan berkata, “Jangan sakit-sakit ya, Nak, Ibu sayang Mbak Riris”
Yaa Allah kemana saja aku selama ini, yang terlalu mengharap kasih sayang dari orang lain, sampai terkadang lupa kasih sayang yang sebenarnya.
Tersenyum dan menangis itu…adalah ketika aku mengatakan, “Riris juga sayang Ibu dan Bapak”
Pertemuan yang cukup singkat ditengah padatnya jadwal kuliah, cukup untuk membuatku tersenyum dalam haru. Sesering mungkin, Riris akan selalu menyempatkan diri untuk sungkem kepada beliau berdua.
Karena aku mencintaimu, selalu dan selamanya :’)
Segala cintaku yang kau jala
Membawa dirikupun percaya
Memberikan hatiku
Hanya kepada dirimu slamanya
Sampai kapan jua,
Menjaga sgala rasamu
Agar dirimu selalu merasa
Akan cinta kita,
Apakah diriku yang bersalah
Hingga pisah di depan mata
Tetapi diriku masih
Tetap cinta kamu kasih slamanya
Sampai kapan jua
Menjaga cinta kita
Agar tetap di tempatnya sehingga
Takkan sampai punah
Seribu ragu yang kian menyerang
Tapi diriku terlanjur sayang
Walau arah mata angin melawan
Tapi ku bertahan dan kuberjalan
Santun berkata kaupun menanyakan
Mengapa cinta dipertahankan
Tetapi haruskah dipertanyakan
Bila kuterlanjur kuterlanjur sayang
*by: Memes